Tabrakan antara sepeda motor dan Truk Fuso gandeng itu terjadi sekitar pukul 13.20 WIB, Jumat (3/12/2010). Dua pengendara yang berboncengan Supra Fit nopol P 2582 VL langsung tewas di lokasi kejadian.
Sedangkan truk Fuso gandeng nopol P 9653 W langsung menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat, setelah sempat berhenti. Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat terganggu.
Saksi mata mengatakan, tabrakan maut bermula dari sepeda motor yang dikendarai Agus (27) dan Khoirul (23), warga Gintangan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, melaju kencang dari arah utara.
Dari arah berlawanan muncul truk Fuso gandengan yang disopiri Suhlan (60), warga Kelurahan Tukang Kayu, Banyuwangi Kota, melaju pelan. Diduga karena kondisi jalan menurun dan tikungan tajam, pengendara sepeda motor tak dapat menguasai kecepatan.
"Sehingga sepeda motor menabrak bagian pintu kanan truk dan menabrak lagi bagian depan bak," jelas Heru, saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Akibatnya, Agus dan Khoirul tewas karena kerasnya benturan antara motor dan truk. Wajah Agus pun mengalami luka sangat parah. Kepalanya pecah dan isinya berhamburan di jalan.
Sedangkan Khoirul terlempar 10 meter ke sisi kiri jalan. Kedua tangan dan kakinya mengalami patah tulang. Evakuasi jasad keduanya baru dilakukan 15 menit kemudian setelah polisi lalu lintas setempat datang.
Proses evakuasi sempat diwarnai tangis histeris dari seorang perempuan muda yang tak lain sebagai kekasih salah satu korban. Sebelum tewas, kedua korban ternyata baru saja bertandang ke rumah perempuan yang enggan disebutkan namanya.
"Mereka baru saja berkunjung kerumah dia," kata seorang laki-laki, tetangga perempuan itu.
Jasad korban akhirnya dibawa polisi ke salah satu rumah sakit di Rogojampi. Namun polisi kecewa setelah pihak rumah sakit tersebut menolak menerima mayat kedua korban. Dengan alasan, korban sudah meninggal dunia.
"Kami kecewa dengan perlakuan rumah sakit itu, kalau korban luka diterima. Tapi kalau sudah meninggal ditolak," keluh seorang polisi lalu lintas dengan nada kesal.
Akhirnya, dua jasad korban dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi, yang berjarak sekitar 15 Km.
(fat/fat)











































