Diduga Ulah Makhluk Halus, Kantin DPRD Sumenep Berantakan

Diduga Ulah Makhluk Halus, Kantin DPRD Sumenep Berantakan

- detikNews
Jumat, 03 Des 2010 13:55 WIB
Diduga Ulah Makhluk Halus, Kantin DPRD Sumenep Berantakan
Sumenep - Keberadaan hantu di gedung DPRD Sumenep, Madura membuat penjaga kantin ketakutan. Meja dan kursi kantin yang tertata rapi dan sehari-harinya dibuat tempat
makan dan minum berantakan. Penjaga kantin heran dan ketakutan.

Penjaga kantin, Ny Yono berkeyakinan, jika meja dan kursi yang berantakan olah mahkluk halus atau hantu yang terusik. Awalnya, sebelum kantin dibuka, kursi dan meja di bersihkan dan ditata rapi. Lalu, ditinggal sejenak untuk belanja kebutuhan kantin.

Sepulang dari pasar, kursi dan meja yang berada di ruang berukuran 3x4 meter tersebut berantakan. Anehnya, tidak ada bekas injakan kaki dan tidak ada barang
hilang.

"Saya yakin ini ulah hantu yang terusik, karena ruang kantin ini digunakan belum genap sebulan," kata Ny Yono saat berbincang dengan detiksurabaya.com di tengah kesibukannya, melayani pembeli di kantin DPRD Sumenep, Jalan Trunojoyo, Jumat (3/12/2010).

Dia yakin tidak ada orang masuk ke kantin, selain terkunci juga petugas piket kantor DPRD Sumenep tidak melihat ada orang masuk ke kantin. "Ini benar-benar aneh dan membuat merinding," ujarnya.

Dia menjelaskan, selama membuka kantin tidak pernah dilakukan upacara khusus semisal mengaji Al Quran. Kantin yang baru dibuat dan buka tidak sampai sebulan tersebut melayani kebutuhan anggota DPRD dan tamu

Sementara, salah seorang petugas piket kantor DPRD Sumenep, ABD Salam mengatakan, peristiwa di kantin DPRD tersebut memang aneh. "Saya juga yakin itu ulah mahkluk halus. Sebab, di kantor DPRD ini banyak penghuni gaib (makhluk halus, red)," ungkap Salam.

Ulah makhluk halus, kata dia, tidak hanya di kantin, di ruang sidang paripurna atau di lantai 2 kantor DPRD sering ada bunyi aneh dan menyeramkan. "Kadang bunyi seperti hentakan kaki. Suatu saat juga kayak ada bahan seng jatuh, sehingga bunyinya cukup nyaring," tuturnya.

Ulah makhluk halus itu, sering terjadi malam hari bila lampu ruang paripurna dimatikan. "Jadi, peristiwa di kantin itu insya allah ada hubungannya dengan makhluk halus yang ada di ruang atas kantor DPRD," pungkasnya.

(wln/wln)
Berita Terkait