Sementara data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban menyebut, jumlah penderita HIV/AIDS dengan berbagai kategori sebanyak 62 orang. Dari jumlah itu sebanyak 39 orang meninggal dunia. sisanya saat ini dalam pengawasan dan penanganan serius tim medis Dinkes Tuban.
Banyaknya korban virus mematikan membuat Yayasan Forum Komonikasi Sosial Agama (FOKSA) melakukan aksi turun jalan. Dalam aksi bersamaan hari AIDS dunia ini mereka membagi-bagikan selebaran mengimbau warga untuk mencegah penyebaran virus HIV/AIDS. Termasuk pula membagikan pita merah kepada setiap pengguna jalan.
"Aksi ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Tuban. Saat ini sudah ada 56 orang terkena virus AIDS yang menyebar di Tuban," kata Kartono, Ketua FOKSA Tuban saat ditemui di perempatan jalan depan Swalayan Bravo di Jalan Basuki Rahmad-Tuban, Selasa (1/12/2010).
Dia katakan, separuh dari jumlah korban virus tersebut adalah mantan BMI-sebutan lain dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Setelah mereka pulang dari luar negeri terjangkit virus mematikan tersebut.
Sesuai data Forsa Tuban, di tahun 2007 warga yang terkena HIV/AIDS sebanyak 34 orang. Peningkatannya demikian cepat, hingga saat ini mencapai 56 orang.
Dalam aksinya, para aktivis Forsa Tuban mewarnai tubuh mereka dengan cat hitam dan merah. Warna yang menggambarkan meluasnya virus HIV/AIDS di Tuban. Selain itu, setiap pengguna jalan diberi selebaran berisi imbauan agar hati-hati terhadap bahaya virus tersebut.
(fat/fat)










































