Melukis Tokoh Wayang di Sangkar Burung Laris Manis

Melukis Tokoh Wayang di Sangkar Burung Laris Manis

- detikNews
Selasa, 30 Nov 2010 14:15 WIB
Melukis Tokoh Wayang di Sangkar Burung Laris Manis
Surabaya - Penurunan hasil penjualan sangkar burung perkutut pengrajin Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, Jember sangat mempengaruhi perekonomian warga dalam 2 tahun terakhir.

Banyaknya bermunculan perajin baru di daerah lain dengan aneka motif dan model, mengharuskan pengrajin yang telah puluhan tahun hidup dari sangkar burung berusaha melakukan terobosan baru.

Salah satunya dengan mengganti motif lukisan di sangkar burung dengan motif yang dikenal dan telah melekat di masyarakat. Lukisan tokoh punakawan atau para pembantu pandawa seperti Semar, Gareng dan Petruk menghidupkan kembali semangat pengrajin desa ini setelah sekian lama hidup dalam kekhawatiran usahanya akan tutup.

"Gambar wayang ini banyak yang pesan, sehari saya harus menyelesaikan 10 sangkar pesanan orang," kata Syahijab salah satu pelukis sangkar burung motif tokoh perwayangan saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Selasa (30/11/2010).

Motif baru ini mampu menembus pangsa pasar nasional. Seperti Pulau Bali dan sebagai besar daerah di tanah Jawa, kini menjadi konsumen tetap para perajin sangkar burung perkutut asal Desa Dawuhan Mangli. Syahijab mengaku senang meski sulit untuk melukis wayang di sangkar burung. Namun kreasinya membawanya pada perubahan ekonomi dalam keluarga.

"Tidak hanya melukis, disini juga ada yang menggunakan teknik ukir mahkota
sangkar burung bermotif wayang juga," tegas Syahijab di sela sela memberi warna tokoh wayang.

Hampir satu kampung sekitar 8.000 warga di desa tersebut dari kalangan muda sampai tua membuat sangkar burung sebagai mata pencaharian utama selain menjadi buruh tani.

Tak sekedar melukis dan mendapat hasilnya saja perajin membuat motif tokoh
pewayangan, namun perajin juga menggugah masyarakat untuk mengenang pesan pesan masing masing tokoh lewat bahasa tubuh yang sengaja ditonjolkan dalam lukisan ini.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini