Pemkab Malang Minta Warga yang Tinggal di Dekat Bromo Waspada

Pemkab Malang Minta Warga yang Tinggal di Dekat Bromo Waspada

- detikNews
Rabu, 24 Nov 2010 13:21 WIB
Pemkab Malang Minta Warga yang Tinggal di Dekat Bromo Waspada
Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengimbau masyarakat di dekat Gunung Bromo dan Gunung Semeru berhati-hati ketika melakukan aktivitas. Meski tidak begitu berdampak,  namun Pemkab memerintahkan Satlah untuk tetap siaga.

Hal ini disampaikan Bupati Malang, Rendra Kresna, usai menerima laporan peningkatan status Gunung Bromo dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Alam (PVMBG), di Pendopo Kabupaten Malang Jalan Kyai Agus Salim, Rabu (24/11/2010)..

"Saya imbau warga dekat Gunung Bromo untuk selalu hati-hati, khususnya warga Desa
Ngadas, Poncokusomo, sebagai antisipasi meningkatnya status Gunung Bromo menjadi
Awas," tegasnya kepada wartawan.

Sekedar diketahui Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusomo, merupakan wilayah terdekat
dengan Gunung Bromo. Desa yang dihuni sekitar 1.200 KK ini berjarak 12 kilometer
dari Gunung Bromo.

Rendra menambahkan, sosialisasi tanggap bencana dari Satlak Kabupaten Malang sudah
dilakukan. Masyarakat telah dilatih memilih wilayah aman jika terjadi letusan. "Kita
sudah berikan bimbingan untuk masyarakat memilih tempat mengungsi, jika terjadi
letusan.

Menurutnya, bahaya letusan Gunung Semeru lebih berdampak di wilayah Kabupaten Malang dibandingkan Gunung Bromo, karena beberapa wilayah menjadi daerah aliran lahar. Seperti Kecamatan Tirtoyudo, Dampit, serta Ampelgading.

Karena itu dirinya memerintahkan kepada satlak untuk siaga. Dalam artian tanggap
jika terjadi letusan. "Kita perintahkan satlak untuk siaga," tuturnya.

Selain itu, lanjut Rendra, langkah antisipasi lain dengan menerjunkan satu peleton
untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya bencana letusan. "Satu
peleton, merupakan tim berpengalaman kita terjunkan ke lokasi-lokasi yang diprediksi
bisa terkena dampak letusan gunung.

Mereka mensosialisasikan bagaimana langkah antisipasi untuk menghindari bahaya
letusan," tegasnya.

Camat Ampelgading Djoko Buwono ditemui terpisah menuturkan, khusus di wilayahnya ada tiga desa yang dekat dengan Gunung Semeru, yakni Desa Tamansari, Mulyorejo, dan Argoyuwono. "Ada sekitar 150 KK di wilayah itu, kita sudah berikan sosialisasi, jika
ada bencana letusan, mereka siap mengungsi," bebernya.

Hal senada juga diutarakan Camat Poncokusumo, Dwi Ilham,yang mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi tanggap bencana letusan sejak kemarin malam melalui perangkat desa. Nnamun, ada upaya imbauan mengungsi bagi warga Desa Ngadas berjarak paling dekat dengan Gunung Bromo.

"Sementara sesuai dengan imbauan dari PVMBG Bandung, belum diharuskan upaya pengungsian, hanya sosialisasi tanggap bencana letusan saja," tegasnya.
(bdh/bdh)
Berita Terkait