Pantauan detiksurabaya.com, loket masuk TNBTS sudah tertempel pengumuman oleh petugas. Pengumuman yang ditulis di atas kertas putih tersebut menyebutkan jika Bromo ditutup. Selain itu, petugas TNBTS juga memasang papan peringatan jika Bromo berstatus awas dan jarak aman dari kawah Bromo adalah 3 Km.
Tetapi, meski sudah ada larangan dan tertutup, masih saja terlihat wisatawan asing dan warga sekitar yang nekat menerobos kawasan terlarang tersebut. Mereka terlihat di padang pasirĀ yang masuk di dalam kawasan bahaya. Mereka masuk melalui jalur lain.
Hal ini membuat petugas kerepotan. Petugas terpaksa menghalau dan terus mengimbau kepada seluruh warga maupun wistawan untuk tidak nekat menerobos kawasan bahaya tersebut.
"Kami imbau kepada seluruh warga dan wisatawan agar tidak nekat menerobos kawasan terlarang," kata Suyanto, salah satu petugas pos TNBTS. Suasana lengang memang sangat dirasakan para pedagang. "Biasanya walau tak liburan tetap ada yang datang. Hari ini benar-benar sepi," kata Sujito, pedagang makanan yang masih nekat jualan. (iwd/wln)











































