"Kita tingkatkan menjadi Awas, karena gempa tremor mencapai 30 milimeter," kata Kepala Sub Bidang pengamatan Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Agus Budianto, kepada detiksurabaya.com, Selasa (23/11/2010).
Selain karena gempa tremor, menurut Agus juga dikarenakan adanya peningkatan tajam di kawah Bromo. "Saat ini sudah keluar asap tebak berwarna putih keabu-abuan disertai abu vulkanik," jelas Agus.
Saat ini tambah Agus, pihaknya akan terus memonitoring secara terus menerus kondisi Bromo.
Sementara Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Alam (PVMBG), dalam situsnya meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Bromo diharap tenang, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Bromo.
PVMBG meminta pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. (bdh/bdh)











































