Satu Minggu BBM Sulit Didapat di Tuban

Satu Minggu BBM Sulit Didapat di Tuban

- detikNews
Jumat, 19 Nov 2010 11:15 WIB
Satu Minggu BBM Sulit Didapat di Tuban
Tuban - Terhitung seminggu terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) langka di wilayah Kabupaten Tuban. Krisis BBM jenis premium dan solar ini terjadi akibat pengiriman dari Pertamina Surabaya tersendat.

Kelangkaan BMM itu menjadi sejumlah SPBU di wilayah Tuban terjadi antrean panjang. Bahkan sejak pukul 04.00 WIB, warga sudah mulai mendatangi SPBU untuk mendapatkan solar maupun premium. Mereka berkumpul dengan para pedagang BBM eceran yang rutin antre setiap hari.
 
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak Pertamina Surabaya yang biasanya
rutin mengirim BMM tiap hari ke sejumlah SPBU belakangan tak bisa mengirim
lancar. Bahkan pernah juga terjadi pengiriman sampai tengah malam. Padahal biasanya pada pagi atau siang hari.

"Sekarang kami tidak bisa memastikan kapan datangnya kiriman dari Surabaya.
Kondisi tak menentu ini sudah ada seminggu terakhir ini," kata Widodo, petugas SPBU di wilayah Jalan Raya Tuban-Bojonegoro lewat Soko tepatnya di Desa Pekuwon Kecamatan Rengel Tuban, Jumat (19/11/2010).

Pihaknya, kata dia, tak tahu pengiriman BBM dari Pertamina Surabaya tersendat-sendat. Sebelumnya setiap hari dikirim 16.000 liter untuk jenis premium. Dalam jumlah sama juga untuk pengiriman solar.

Selain SPBU Desa Pekuwon, antrean panjang juga terjadi di sejumlah SPBU. Diantaranya, SPBU di Jalan Pahlawan, SPBU Jalan Manunggal, SPBU Jalan RE Martadinata dan SPBU wilayah Jenu, Tambakboyo dan Bancar, jalur pantura Tuban.

Kondisi antrean panjang warga juga terjadi di SPBU kawasan Jalan Tuban-Babat di kawasan Desa Sumberagung Kecamatan Plumpang SPBU Compreng dan SPBU di wilayah Kecamatan Palang. Sejumlah warga menyatakan, mereka telah antre sejak pukul 04.00 WIB, namun hingga pukul 11.00 WIB, belum ada kiriman dari Surabaya.

"Kemarin-kemarin saya juga datang ke sini sebelum subuh. Tapi ya tetap saja masih sulit mendapatkan premium ataupun solar," kata Hartono (42), pedagang eceran premium asal Desa Banjaragung Kecamatan Rengel Tuban yang ditemui di SPBU Desa Pekuwon.

Hal serupa diungkapkan, Kartono (28) asal Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Tuban. Dia harus antre di SPBU Jalan Manunggal untuk mendapatkan premium.

"Tidak tahu mas apa maunya Pertamina ini. Wong BBM tinggal ngirim saja kok ya sering terlambat begini sampai Tuban," katanya. (fat/fat)
Berita Terkait