Selain Penampakan, Sering Ditemukan Benda Pusaka

Hantu di Kantor Polisi

Selain Penampakan, Sering Ditemukan Benda Pusaka

- detikNews
Selasa, 16 Nov 2010 13:46 WIB
Selain Penampakan, Sering Ditemukan Benda Pusaka
Bojonegoro - Salah satu yang paling paham tentang keberadaan kerajaan hantu di sekitar Polsek Dander adalah Brigader Soedarso. Maklum, selain saban hari berada di sana karena tugas, anggota polisi yang juga pawang reog ini memiliki kemampuan supranatural.

Selain pernah menyembuhkan dua orang tahanan yang kesurupan di dalam sel, Brigadir Soeroso juga beberapa kali melakukan penerawangan dan berhasil melihat sebuah rumah besar seperti kerajaan dengan lampu dan perhiasan serba mewah di sana. Namun, hal itu tidak terlihat sangat jelas karena memang tidak selayaknya kerajaan manusia.

"Yang terlihat jelas hanya bangunan megah dengan perhiasan serba mewah. Selain itu, terlihat juga banyak penghuninya yang lalu lalang di dalam dan di luar. Namun, bentuknya seperti apa tidak bisa nampak secara jelas," ungkap polisi yang lahir di Desa Karangsono, Kecamatan Dander tahun 1961 silam ini kepada detiksurabaya.com, Selasa (16/11/2010).

Di sisi lain, dengan kelebihan yang dimilikinya, Soedarso juga kerap kali mendapatkan barang pusaka dari lokasi kerajaan hantu itu. Pada tahun 2002 lalu, ia mengaku pernah mendapat Keris Luk Limo yang menyatu dengan gagangnya. Keris itu bentuknya menyerupai kepala naga. Tak hanya itu, Soedarso juga pernah mendapat pusaka Gembolo Geni dan Payung Pamungkas dari tempat angker itu.

Namun, Soedarso ternyata tidak berniat untuk memiliki barang-barang pusaka itu. Beberapa barang pusaka yang didapatnya itu telah dikembalikan lagi ke tempatnya semula dengan alasan tidak ada gunanya kalau disimpan terus di rumahnya.

"Pusaka-pusaka itu saya dapat kebanyakan saat berjaga malam. Tiba-tiba ada sesuatu yang mendorong saya untuk mendatangi lahan kosong di belakang polsek. Setelah saya turuti, ternyata ada benda pusaka. Tapi, semuanya sudah saya kembalikan ke tempat asalnya. Sebab, saya rasa tidak ada gunanya juga bagi saya," tandasnya.

Sementara Kaposek Dander AKP Pasuyanto mengatakan pihaknya tidak terlalu memikirkan keberadaan mahluk-mahluk halus tersebut. "Tentang keyakinan, saya sendiri memang percaya kalau ada makhluk gaib diantara kita. Namun, semua itu atas kehendak Allah, dan tidak ada hubunganya dengan kinerja polisi," ungkap Pasuyanto.

Selama tidak mengganggu kinerja, Kapolsek mengaku tidak ada rencana untuk mengusir atau memindahkan bangsa lelembut yang kabarnya bersarang di lahan kosong belakang mapolsek tersebut karena dunia mereka beda dengan dunia manusia. (wln/wln)
Berita Terkait