"Wukuf di Arafah berlangsung mulai kemarin, Senin (15/11/2010). Kita yang tidak berhaji kemarin sudah berpuasa Arafah. Jadi hari ini kami melaksanakan Shalat Ied," kata Imam Syafi'i, Ketua MTA Cabang Pacitan ditemui detiksurabaya.com usai Shalat Ied.
Syafi'i mengatakan, ketentuan pelaksanaan Shalat Id sehari lebih awal dari ketentuan pemerintah merupakan instruksi dari pimpinan pusat MTA di Surakarta. Hal itu juga berlaku bagi tiap anggota MTA di seluruh tanah air.
Dalam hal pembagian hewan kurban, lanjut Syafi'i, pihak MTA juga memiliki mekanisme pendistribusian sendiri. Hewan kurban berupa 16 ekor sapi dan 30 kambing, dagingnya akan disalurkan ke 6 kecamatan yang paling membutuhkan. Antara lain Tulakan, Kebonagung, Arjosari, Donorojo, Punung dan Pringkuku.
Langkah tersebut, terang Syafi'i dimaksudkan untuk menghindari penumpukan daging korban pada wilayah tertentu saja. Sebab, selama ini disinyalir pembagian daging kurban relatif tidak merata dan kurang tepat sasaran.
"Sementara kami baru bisa menjangkau wilayah-wilayah kecamatan tersebut dengan jumlah penerima sekitar 4500 orang. Mudah-mudahan kedepan bisa kami perluas lagi," tambahnya.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, selain MTA beberapa organisasi Islam lain di Pacitan juga melaksanakan Shalat Id Selasa (16/11/2010). Sejumlah organisasi tersebut diantaranya Muhammadiyah, Al Irsyad dan LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia).
(fat/fat)











































