Kejadian tragis saat pesta miras di kawasan Pasar Cempokomulyo, Kepanjen.
Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, pelaku nekat menganiaya warga Dusun Kulakan Desa Plandi Kecamatan Wonosari, hingga tewas, karena minta pesta miras diakhiri.
Perang mulut pun terjadi, pelaku ngotot mengajak pesta miras dan langsung mengambil golok di rumahnya. Dengan membabi buta pelaku menyabet golok ke arah korban. Akibatnya ada dua luka bacok di bagian bahu kiri dan paha korban. Melihat lawannya roboh, pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian.
Korban sehari-harinya menjadi tukang becak akhirnya tewas dalam perawatan medis di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
"Pelaku sudah kami amankan, setelah diantar keluarga untuk menyerahkan diri ke polres," terang Kasatreskrim Polres Malang AKP Hartoyo kepada wartawan di mapolres Jalan Ahmad Yani, Senin (15/11/2010).
Hartoyo mengungkapkan, jika motif dari aksi penganiayaan ini dikarenakan pelaku tersinggung saat korban menolak diajak pesta miras. "Sementara itu hasil keterangan yang kita himpun, perkelahian terjadi setelah korban menolak pesta miras," tutur Hartoyo.
Korban sendiri sedianya akan menggelar pernikahan pekan depan. Sementara karena perbuatannya pelaku terancam kembali masuk bui dengan waktu yang cukup lama. Petugas menjerat dirinya dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
(fat/fat)











































