Kedatangan Jenazah Relawan Merapi Disambut Isak Tangis Keluarga

Kedatangan Jenazah Relawan Merapi Disambut Isak Tangis Keluarga

- detikNews
Senin, 15 Nov 2010 16:56 WIB
Kedatangan Jenazah Relawan Merapi Disambut Isak Tangis Keluarga
Malang - Jenazah Heru Ardiyanto (40), seorang relawan bencana Gunung Merapi dari Karang Taruan Wirabakti, disambut isak tangis keluarga, saat tiba di rumah duka di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (15/11/2010).

Heru Ariyanto, meninggal saat bertugas di lokasi penampungan korban musibah Gunung Merapi akibat sesak nafas yang dideritanya pada, Minggu (14/11/2010).

Jenazah Heru tiba di rumah duka pukul 15.00 WIB, dibawa mobil ambulance Rumah Sakit Muhammadiyah Boyolali, Yogyakarta. Ratusan warga juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir di rumah duka. Heru merupakan anak bungsu dari lima bersaudara pasangan Abu Mansur Rachman (70) yang sudah almarhun dan Zahihawanun (65).

Dari penuturan rekannya sesama relawan, alumnus Sospol Universitas Merdeka Malang ini meninggal saat dalam perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Boyolali. "Korban menderita sesak nafas dan kami bawa ke rumah sakit, malamnya meninggal dunia," ujar Sucipto (40), salah seorang rekan almarhum.

Sucipto menceritakan, korban berangkat bersama 5 relawan dari Karang Taruna Wirabakti pada Rabu (10/11/2010) siang dengan menumpang kereta api. "Sampai Boyolali Rabu dini hari," tuturnya.

Heru, mengaku sakit kepala dan seluruh badannya lemas, setelah tiga hari membantu di penampungan korban Merapi di Kabupaten Boyolali. Selama di penampungan, mereka bekerjasama dengan relawan lain yang bertugas memasak di dapur darurat dan menyediakan stok logistik. Diduga pekerjaan takĀ  kunjung henti selama di penampungan itu, membuat korban kelelahan.

"Mungkin kecapekan, korban terus mengeluh dadanya sakit, dan kemudian kami membawanya ke rumah sakit Minggu pagi," ungkapnya.

Menjadi relawan untuk membantu korban letusan Gunung Merapi, tambah Sucipto, merupakan cita-cita Heru sejak awal meletusnya gunung tersebut. Sore ini, jenazah Heru akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

(bdh/bdh)
Berita Terkait