PT MCL: Pengeboran Minyak di Alas Tuwo Barat Prosedural

Warga Enam Desa Protes Polusi

PT MCL: Pengeboran Minyak di Alas Tuwo Barat Prosedural

- detikNews
Senin, 15 Nov 2010 14:02 WIB
PT MCL: Pengeboran Minyak di Alas Tuwo Barat Prosedural
Bojonegoro - PT Mobil Cepu Limited (MCL) anak perusahaan ExxonMobil sebagai operator Blok Cepu menyatakan proses pengeboran minyak di Sumur Alas Tuwo Barat, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro sudah melalui prosedur, termasuk sosialiasi kepada masyarakat.

"Sosialisasi melibatkan desa-desa yang menjadi tuan rumah, kepala desa, wakil masyarakat dan pemerintah, tidak mencangkup masing-masing jiwa. Kami sudah sosialisasi," terang External Relation Manager PT MCL Deddy Afidick saat menghubungi detiksurabaya.com, Senin (15/11/2010).

Sebelumnya diberitakan perwakilan warga dari enam desa mendemo pengeboran minyak di Sumur Alas Tuwo Barat karena merasa tidak pernah dilibatkan dalam perundingan oleh PT MCL. Mereka berasal dari desa yang berada di sekitar Sumur Alas Tuwo Barat. Yakni Desa Ngadiluwih, Sambong, Tengger, Desa Sendangharjo, Ngasem, Dukuh Kidul, yang semuanya masuk wilayah Kecamatan Ngasem.

Warga meminta pihak perusahaan yang melakukan pengeboran untuk bertanggung jawab atas nasib warga setempat. Warga mengaku resah lantaran sepanjang waktu mendengar suara bising dari mesin di pusat pengeboran minyak tersebut yang tak pernah berhenti, polusi air dan polusi udara yang bisa mengakibatkan ISPA bagi masyarakat setempat.

Deddy mempersilahkan warga yang merasa terkena dampak melaporkan ke BLH Bojonegoro karena pihaknya juga telah melakukan sesuai persyaratan dan prosedur termasuk Usaha Kelola Lingkungan (UKL) dan Usaha Pantau Lingkungan (UPL) telah dilakukan.

"Kami sebagai perusahaan yang bertanggungjawab tentu melakukan sesuai prosedur resmi UKL dan UPL. Laporkan saja ke BLH jika ada polusi. Tunjukan buktinya, kalau melanggar tentunya akan dihentikan oleh pemerintah," tantangnya.

Menurut Deddy, pencarian minyak di Sumur Alas Tuwo Barat yang lahannya hampir 3 hektare itu sosialiasi telah dilakukan ke Desa Sendangharjo dan Ngasem. "Dua desa itu tuan rumahnya," kata dia.

(gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini