Peristiwa itu terjadi sejak 1 bulan terakhir. Hari ini kesurupan terjadui dan menimpa 4 siswa kelas 2. Kejadian pertama kali menimpa Herlina. Korban kesurupan ini tiba-tiba menjerit dan berteriak usai membaca doa bersama untuk memulai pelajaran PKN.
Tidak lama berselang, siswi lainnya yakni Yusratul Winia (Wiwin), Erda dan Istiqomah ikut kesurupan. Pelajaran pun sempat dihentikan. Mereka yang kesurupan dibawa ke ruang guru. Pihak sekolah berusaha menyadarkan dengan doa.
Salah seorang siswa kelas 2, Indra mengatakan, satu orang diantara mereka sempat tak sadarkan diri. "Menjerit, meronta. Lalu, pingsan satu per satu," kata Indra pada detiksurabaya.com di halaman sekolah SMAN Ambunten, Sumenep, Jalan Raya Ambunten Timur, Senin (15/11/2010).
Sementara Wakil Kepala Sekolah SMAN Ambunten, Sumenep, Achmad Sulaiman mengaku kesulitan dalam mencari orang pintar untuk mengusir roh halus tersebut.
"Saya sudah mendatangkan 3 orang pintar. Tapi, belum mampu mengatasi," kata Sulaiman kepada wartawan di ruang lobi SMA Ambunten, Sumenep, Jalan Raya Ambunten Timur.
Hingga pukul 10.00 WIB, para korban kesuurpan tersebut masih ada di ruang guru dan tidak teratasi. Pihak sekolah pun masih berusaha mencari solusi penyembuhan.
(fat/fat)