Walikota Batu Bantah Ada Monopoli Proyek

Kasus Penganiayaan Kontraktor

Walikota Batu Bantah Ada Monopoli Proyek

- detikNews
Minggu, 14 Nov 2010 11:50 WIB
Malang - Walikota Batu Eddy Rumpoko membantah adanya monopoli proyek di lingkungan Pemkot Batu. Hal ini terkait dugaan penganiayaan terhadap Rudi Hartono (35), seorang kontraktor di rumah adiknya Agus Sugiarto (38), Jalan Diponegero 11A Kota Malang, Kamis (11/11/2010).

Aksi kekerasan dilakukan oleh lelaki diduga kuat pengawal Agus yang berlatar belakang masalah 'fee' dari pengerjaan proyek pembangunan pos penyuluhan di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu dilakukan korban.

"Tidak ada seperti itu, tidak ada monopoli proyek yang dilakukan oleh terdekat saya," kata Eddy kepada detiksurabaya.com saat menghadiri rapat sosialisasi pengkajian keamanan dan ketertiban yang digelar Kodam V Brawijaya di GOR Ken Arok Jalan Mayjen Sungkono, Minggu (14/11/2010) siang.

Bahkan untuk membuktikan tidak adanya monopoli proyek dari orang terdekatnya, Eddy menantang untuk mengecek ke dinas atau lembaga yang tengah mengerjakan suatu proyek. "Silakan dicek dalam list atau daftar, siapa saja yang tengah mengerjakan proyek pasti akan diketahui, kami tidak akan menutupi," tegasnya.

Sementara mengenai kasus penganiayaan yang terjadi di rumah orang tuanya Jalan Diponegoro 11A, serta bakal menyeret adiknya, orang nomor satu di Pemkot Batu ini enggan berkomentar. Sebelum berlalu, Eddy kembali menegaskan, jika dirinya menjamin tidak satupun orang dekat ataupun kerabatnya menguasai seluruh proyek di Kota Batu. Dan bisa seenaknya memonopoli demi keuntungan pribadi.

"Bagaimana minta jatah atau fee, kalau proyeknya saja tidak pegang. Itu perlu diluruskan," tandasnya.

Seperti diberitakan, diduga gara-gara fee proyek, Rudi Hartono (35), seorang
kontraktor dihajar di rumah adik Walikota Batu Eddy Rumpoko di Jalan Diponegoro 11A, Kota Malang, Kamis (11/11/2010). Pelaku diduga adalah pengawal sang adik walikota. Kasusnya kini didalami Polres Malang Kota.

(fat/fat)
Berita Terkait