"Kami akan segera melakukan sosialisasi kepada warga dan wisatawan tentang kondisi tersebut," kata Kepala Bakesbanglinmas Kabupaten Pasuruan, M Yahya kepada detiksurabaya.com di Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jalan Hayam Wuruk 14 Pasuruan, Jumat (12/11/2010).
Sosialisasi itu akan dilakukan terutama di wilayah Kecamatan Tosari dan sekitarnya. Pihaknya bersama muspika dan tokoh masyarakat Tosari akan melakukan koordinasi dengan semua kepala desa dan lurah di wilayah tersebut kami.
"Yang terpenting adalah warga harus tahu (kondisi terakhir Bromo). Selain warga, wisatawan juga akan kami imbau agar selalu waspada," lanjutnya.
Meski begitu, kata Yahya, pihaknya berjanji tidak akan membuat warga menjadi panik dengan kondisi tersebut. "Warga akan kita beritahu, namun sosialisasi akan kita lakukan dengan cara yang aman sehingga warga tidak panik dan takut," terang Yahya.
Sementara pihaknya juga akan selalu berkoodinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama BB TNBTS (Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru). "Semua perkembangaan terkait dengan aktivitas vulkanik gunung Bromo yang kami terima, akan langsung kami tindaklanjuti," pungkasnya.
(fat/fat)











































