Kapolres Mojokerto, AKBP Prastijo Utomo mengaku polisi dan pelaku sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Bahkan petugas sempat mengeluarkan beberapa tembakan dan memukul kaca mobil pelaku menggunakan kayu.
"Dari keempat pelaku, 3 diantaranya kami tembak karena melawan petugas saat ditangkap dan langsung kami gelandang ke polres," kata Prastijo kepada wartawan, Kamis (11/11/2010).
Keempat pelaku yakni SF (35) warga Mojosari, KH alias Uler (25) warga Mojotamping-Bangsal, SKR (30) warga Ngranggon-Bangsal dan Fuad (32) warga Karangpilang.
Beberapa pelaku mengaku menjual kabel ini dengan harga 56 ribu perkilo dan dijual ke PT Ispatindo Sepanjang-Sidoarjo. "Keempatnya spesialis pencuri kabel, mereka sudah melakukan aksinya sebanyak 37 kali, hasilnya ada 15 ribu meter kabel telepon berhasil mereka curi," tegasnya.
Saat ditanya dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, Prastijo membenarkan. Namun polisi belum bisa meminta keterangan SF karena masih berada di rumah sakit karena ditembak setelah melawan petugas.
"Sementara data yang kami peroleh, pelaku yang berinisial SF (35) warga Mojosari, Mojokerto diduga seorang oknum anggota TNI. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kita berkoordinasi dengan rekan-rekan di Denpom," tuturnya.
(fat/fat)











































