Sungai Bengawan Solo Naik, Lamongan Siaga Dua

Sungai Bengawan Solo Naik, Lamongan Siaga Dua

- detikNews
Senin, 08 Nov 2010 14:19 WIB
Sungai Bengawan Solo Naik, Lamongan Siaga Dua
Lamongan - Hujan deras selama beberapa hari membuat puluhan rumah dan satu sarana sekolah di Lamongan terendam banjir. Puluhan rumah dan gedung SD yang terendam banjir di Desa Pajangan Kecamatan Sukodadi Lamongan. Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai desa setempat ini membuat aktivitas warga dan siswa terganggu.

Hingga pukul 14.00 WIB, ketinggian air yang kini merendam Desa Pajangan mencapai kurang lebih 20 cm - 40 cm. Sementara meski banjir, para siswa masih melakukan aktivitas belajar mengajar.

Salah seorang guru SDN Pajangan, Lilik Mahmudah mengaku ada 3 ruang kelas yang terendam air. "Selain itu, ruang guru dan mushola juga ikut terendam banjir kurang lebih 20 cm sehingga proses belajar mengajar pun agak terganggu," kata Lilik kepada wartawan di lokasi, Senin (8/11/2010).

Menurutnya, banjir yang melanda sekolah tersebut sudah terjadi sejak 3 hari lalu. "Kok seperti langganan saja, tiap tahun di sini ini musti banjir kalau musim hujan," jelasnya.

Para guru, siswa dan warga setempat berharap kepada pemerintah untuk segera
menanggulangi banjir yang menjadi agenda tahunan tersebut. Sementara curah hujan yang cukup tinggi di Lamongan, status Sungai Bengawan Solo yang terpantau di Kuro, Glagah siaga 2 dengan ketinggian air mencapai 7,5 skala phiscal.

Sedangkan warga yang ada di Desa Jatirenggo, Kecamatan Glagah sampai saat ini mengaku masih was-was. Pasalnya, perbaikan terhadap tanggul Bengawan Solo yang terancam jebol yang ada di desa ini belum juga selesai digarap.

Saat ini pengerjaan perbaikan tanggul yang longsor terkendala naiknya debit air Sungai Bengawan Solo. Salah seorang petugas pelaksana proyek perbaikan tanggul, Zaenal menuturkan, pihaknya belum bisa menyelesaikan perbaikan tanggul karena terkendala cuaca.

Zaenal mengaku saat ini debit air Bengawan Solo terus naik sehingga pengerjaannya pun memerlukan kerja ekstra keras dan hati-hati. "Debit air yang ada di Bengawan Solo lebih tinggi dengan jalan yang ada di sisi tanggul, hanya terpaut 8 cm saja," ujarnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini