Komunitas Pecinta Sepeda Antik Peduli Korban Bencana

Komunitas Pecinta Sepeda Antik Peduli Korban Bencana

- detikNews
Minggu, 07 Nov 2010 17:45 WIB
Kediri - Bencana letusan Gunung Merapi dan Tsunami di Kepulauan Mentawai yang telah menelan ratusan korban jiwa, mengundang empati sejumlah kalangan, tak terkecuali Komunitas Pecinta Sepeda Antik. Mereka pun melakukan penggalangan dana.

Dalam melakukan penggalangan, cara unik dilakukan. Komunitas yang beranggotakan lebih dari 40 orang tersebut mempertontonkan atraksi dengan menggunakan 2 sepeda jerapah, 2 sepeda roda satu dan 2 sepeda lipat, menghibur warga Kota dan kabupaten Kediir di sejumlah titik. Diantaranya area Simpang Lima Gumul, Stadion Brawijaya, Jalan Dhoho dan lokasi lain.

"Nah sebagai upah atas apa kami pertontonkan, kami putar kotak-kotak amal dan meminta masyarakat mengisinya. Ini murni kemanusiaan untuk saudara-saudara kita juga di lereng Merapi dan Mentawai," terang Budiono (26), salah seorang penunggang sepeda jerapah disela aksinya kepada detiksurabaya.com, Minggu (7/11/2010).

Cara ini rupanya cukup efektif. Karena dari pelaksanaan aksi tak lebih 4 jam bantuan
masyarakat sebesar Rp 6.156.300 bisa dikumpulkan. Cara yang sama direncanakan akan
terus dilakukan hingga akhir Nopember mendatang.

Ketua Pagoejoeban Pelestari Oenta, Mudji Hardjito, salah satu bagian dari Komunitas
Pecinta Sepeda antik membenarkan akan dilakukannya penggalangan bantuan serupa di waktu mendatang.  Pihaknya juga siap menampung bantuan dalam bentuk barang, sesuai dengan yang dibutuhkan pengungsi di Merapi dan Mentawai.

"Sebelum penyaluran dilakukan, rencananya akan terus kami kumpulkan apapun bentuk
bantuannya. Kebetulan teman-teman dari peguyuban lain juga melakukan hal yang sama dan ini akan digabung," jelas Jito, sapaan akrab Mudji Hardjito.

Ditanya mengenai cara penyaluran bantuan, Jito mengaku belum memutuskan secara pasti, dengan alasan menunggu terkumpulnya bantuan dari paguyuban lainnya. Meski demikian dia menjamin bantuan akan disalurkan, termasuk melalu Detik Surabaya Community (DSC), yang saat ini juga tengah melakukan penggalangan bantuan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, yang jelas bantuannya pasti akan kami salurkan. Entah nanti kami salurkan sendiri atau dititipkan, salah satunya  detiksurabaya jika
memang menerima, itu bisa kami lakukan," pungkas Jito tegas. (bdh/bdh)
Berita Terkait