Lagi, Pelajar SMU Situbondo Kesurupan

Lagi, Pelajar SMU Situbondo Kesurupan

- detikNews
Selasa, 02 Nov 2010 14:00 WIB
Lagi, Pelajar SMU Situbondo Kesurupan
Situbondo - Korban kesurupan pelajar di Situbondo kembali terjadi. Kali ini menimpa pelajar SMU 1 Panji, saat konsentrasi mengikuti pelajaran sekolah. Tiba-tiba 7 pelajar perempuan histeris dan pingsan, Selasa (2/11/2010).

Teman-teman dan para guru segera membawa korban ke mushola dan berusaha menyadarkan para korban. Sayang upaya penyembuhan dengan cara tahlil tidak berhasil.

Karena situasi gawat dan pelajar yang kesurupan terus meronta-ronta, pihak sekolah memanggil orang pintar. Dan beberapa menit kemudian, satu per satu pelajar yang kesurupan sadar.

Orang pintar bernama Guntur itu mengaku jika para pelajar itu kesurupan karena kerasukan makhluk halus. "Tetapi jin tidak terlalu gawat, sehingga gampang untuk disembuhkan," kata Guntur kepada wartawan di lokasi.

Dia mengaku jika di SMU 1 Panji banyak dihuni makhluk halus. Makhluk halus itu merasa terganggu karena tempatnya diusik oleh orang. Sementara manusia biasa tidak akan pernah tahu apa yang dilakukan di lingkungan sekolah ternyata mengusik jin.

"Kalau dari kacamata batin, saya melihat di Sekolah ini memang banyak dihuni jin, jika dihitung mungkin jumlahnya bisa mencapai ratusan," jelasnya.

Pengamatan detiksurabaya.com, dari 7 pelajar, hanya pelajar kelas 10 bernama Kholifatur, sulit disembuhkan. Beberapa kali, pelajar berambut panjang itu pingsan dan meronta-ronta meski beberapa guru menahan rontaannya. "Panas, panas, panas," teriak Kholifatur berkali-kali.

Sementara enam pelajar yang berhasil disembuhkan segera dipulangkan lebih awal, untuk menghindari kesurupan kian meluas. Kejadian itu juga sempat menghentikan proses belajar mengajar.

Wakasek Kurikulum SMU 1 Panji, Gatot Dwi Puji Handoko, selama ini berupaya mengatasi kasus kesurupan yang terlalu kerap menghantui para pelajar.

"Kami sudah melakukan beberapa upaya, bahkan beberapa waktu lalu dengan memanggil sejumlah ulama, kami menggelar pengajian dalam rangka mengusir jin-jin yang ada di sekolah ini, sekarang tapi kok terjadi lagi," bebernya. (fat/fat)
Berita Terkait