Tebing Piket Nol Longsor, Pengendara Jalur Selatan Diimbau Waspada

Tebing Piket Nol Longsor, Pengendara Jalur Selatan Diimbau Waspada

- detikNews
Sabtu, 30 Okt 2010 13:43 WIB
Lumajang - Tebing jalan di jalur piket nol yang terletak di Desa Sumberwuuh, Kecamatan Candipuro, Lumajang kembali longsor. Meski tidak memakan korban, peristiwa longsor ini mengakibatkan sebatang pohon besar tumbang.

Reruntuhan tebing dengan lebar 5 meter dan tumbangnya pohon, Sabtu (30/10/2010) dini hari ini hanya menutup sebagian badan jalan saja. Kondisi itu disebabkan kondisi tanah tebing yang labil, hingga mudah longsor ketika diguyur hujan. Dan tercatat, peristiwa longsoran ini bukan kali pertama di jalur ini, namun sudah sering kali terjadi.

"Meski demikian, kami langsung mengerahkan personel untuk mengantisipasi longsoran ini, dengan kordinasi antar instansi. Diantaranya Satlak Penanggulangan Bencana (PB) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan longsoran," kata Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Imara Utama, ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com.

Menurut Kasatlantas, peristiwa longsoran ini tidak terlalu menganggu arus lalu-lintas, karena terjadi dinihari. Dan, pagi tadi, pihaknya telah bekerja keras dengan menerjunkan personel dibantu Dinas PU untuk membersihkan jalan. "Saat ini, arus sudah lancar kembali," ungkap AKP Imara Utama.

Kasatlantas juga menyampaikan, meski saat ini akses jalan telah terbuka kembali namun
pihaknya mengimbau kepada para pengedara yang melintas di jalur ini, untuk lebih
berhati-hati.

"Terutama, di saat hujan deras mengguyur. Selain jalanan licin, kontur tanah di tebing
setempat sangat labil dan berpotensi longsor. Apalagi, saat diguyur hujan. Potensi longsoran itulah yang membuat jalur ini dinilai sangat rawan," jelasnya.

Mengingat masih tingginya potensi terjadi longsoran di jalur selatan Lumajang ini, AKP
Imara Utama juga mengimbau, agar pengendara yang mempergunakan jalur berbahaya dengan  kondisi jalan berkelok dan berbatasan langsung dengan tebing dan jurang ini, untuk tidak memaksakan diri melintas di malam hari.

"Terlebih saat cuaca hujan deras. Karena potensi terjadinya longsoran, masih sangat
tinggi. Khusus, bagi pengendara yang melintas di saat mendung atau hujan deras. Disarankan, agar lebih memilih waktu pagi atau siang hari," pungkas AKP Imara Utama.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini