Aksi Solidaritas Untuk Wartawan Vivanews Digelar di Malang

Aksi Solidaritas Untuk Wartawan Vivanews Digelar di Malang

- detikNews
Rabu, 27 Okt 2010 13:46 WIB
Aksi Solidaritas Untuk Wartawan Vivanews Digelar di Malang
Malang - Wartawan Malang Raya menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya Yuniawan W Nugroho alias Wawan. Wartawan Vivanews.com ini tewas saat meliput Gunung Merapi yang meletus.

Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, itu diketahui tewas ketika awan panas menyerang wilayah lereng Gunung Merapi. Aksi ini digelar di depan Alun-Alun Kota Malang Jalan Merdeka, Rabu (27/10/2010).

Sebagai penghormatan kepada Yuniawan serta para korban letusan Gunung Merapi, para kuli tinta ini menyalakan lilin dan taburan bunga disebar di atas jalan. Semua tanda pengenal juga diletakan  di tengah taburan bunga.

"Ini bentuk keprihatinan kami kepada mendiang Wawan teman kami, yang meninggal saat meliput Gunung Merapi meletus," kata Hendro Mardiko wartawan ANTV.

Meski berjalan singkat, aksi ini sempat menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas. Sejumlah aparat kepolisian juga bersiaga mengamankan aksi solidaritas ini.

Yuniawan W Nugroho alias Wawan ditemukan tewas di dekat rumah Mbah Maridjan yang juga meninggal dunia setelah wedhus gembel menyerang wilayah lereng Gunung Merapi.

Hendro mengatakan sebelumnya Wawan tengah meliput aktivitas Mbah Maridjan di rumahnya. Mendengar suara sirene tanda bahaya, Wawan memutuskan untuk meninggalkan lokasi.

Kedekatan Wawan kepada juru kunci Gunung Merapi Mbah Marijan membuat dirinya kembali lagi bersama Tim SAR untuk membujuk Mbah Maridjan turun meninggalkan rumahnya.

"Almarhum sebenarnya sudah turun setelah mendengar suara sirene, tapi kembali lagi ke rumah Mbah Maridjan bersama tim SAR, tujuannya untuk membujuknya turun meninggalkan rumah. Pada saat itulah awan panas menyerang dan korban tidak selamat," tutur Hendro.

Selain menggelar aksi solidaritas, puluhan jurnalis ini juga mengumpulkan dana untuk disumbangkan kepada keluarga Wawan. (wln/wln)
Berita Terkait