"Di setiap perbatasan seperti di Bundaran Waru, Taman dan titik lainnya, personel kita tempatkan untuk menghalau bonek dan memintanya kembali," ujar Kapolres Sidoarjo, AKBP M Iqbal, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (27/10/2010).
Personel yang ditempatkan di daerah perbatasan yang masuk ke wilayah Sidoarjo terdiri dari personel Polres Sidoarjo, Brimob Polda Jatim dan TNI.
Personel pengamanan ini akan men-sweeping para bonek, agar tidak terjadi hal-hal yang
tidak diinginkan misalnya, bentrok antara suporter Arema dengan Bonek.
"Semua kan tahu, Arema mempunyai historis nggak bagus dengan Bonek," tuturnya.
Mantan Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya (sekarang Polrestabes) ini mengatakan, selain mengamankan di luar stadion, pihaknya juga akan mensweeping barang bawaan suporter yang berbahaya seperti petasan, batu dan dilarang dalam pertandingan.
Untuk pengamanan pertandingan kali ini, Polres Sidoarjo akan mengerahkan sebanyak 3.000 personel keamanan yang terdiri dari unsur Polri-TNI.
(bdh/bdh)










































