Korban berjenis laki-laki ini ditemukan dalam posisi terapung dan telungkup dengan menggunakan celana pendek jeans tanpa baju, sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu (27/10/2010).
Tak ada identitas dalam saku celana korban, melainkan sebuah HP merk Nokia dan rokok Surya Internasional lengkap dengan korek. Pertama kali korban ditemukan nelayan setempat, yakni Erri dan Minut.
Lalu, dibantu oleh nelayan lain melakukan evakuasi ke bibir pantai. Saat ditemukan, warga setempat geger. Sebab, selama ini tidak pernah ditemukan korban tewas. Warga pun mencari tahu identitas korban.
Kepala Desa Pasongsongan, Salamin, bersama warga berusaha melacak nomor HP milik korban yang sudah dalam keadaan mati. Hasilnya, dalan kartu HP itu saat dihubungi mengaku orang tuanya asal Sidoarjo.
"Nomor dalam hand phone itu saya acak. Ternyata ada yang mengaku keluarganya bernama pak Rudi," kata Salamin pada wartawan dilokasi.
Disebutkan, jika korban bertempat tinggal di Jalan Raya Trosobo, Perumahan Citra Harmoni Blok G5/14 Sidoarjo. Korban langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulance nopol M 8032 VP ke RSU Dr Moh Anwar Sumenep, untuk diotopsi.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Pasongsongan, Sumenep, Bripka Haryono mengatakan, tidak menutup kemungkinan jika korban benar orang Sidoarjo.
"Saya masih melacak kebenaran informasi itu (warga Sidoarjo, red)," ujar Haryono kepada wartawan di lokasi.
Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil otopsi petugas medis tentang kondisi korban.
(fat/fat)











































