Menurut seorang guru pembimbing, Gatot (47), awalnya truk itu hendak menuju kawasan Vila Claket. Saat melintas di tanjakan Desa Claket, beberapa truk parkir. Sementara truk 8027-V milik TNI AL itu malah berjalan mundur.
"Untung saja truk itu tidak sampai terperosok jauh, karena sudah berdekatan dengan jurang. Ini semua akan melakukan kegiatan outbond di Vila Claket," kata Gatot saat ditemui wartawan di Puskesmas Kecamatan Pacet, Minggu (24/10/2010).
Truk itu akhirnya terguling di sawah yang berdekatan dengan jurang. Akibatnya, sekitar 20 anak terluka dan dibawa ke Puskesmas Pacet. Rata-rata korban terluka ringan dan mengalami lecet di bagian tangan dan kaki.
Sementara 4 siswa mengalami luka cukup parah, yaitu Devi Artika (15), Vera Amalia (15), Nadia (14), serta Deni (15). Keempat nama itu merupakan siswa kelas 10 SMKN 9 Surabaya. Para siswa ini lalu dirujuk ke RSUD dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto.
Para siswa yang mengalami luka ringan, kembali dibawa ke kawasan Villa Claket, guna melanjutkan program outbond. Satuan Lantas Polres Mojokerto masih menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal tersebut.
(wln/wln)











































