Empat titik rawan itu adalah Kecamatan Rejoso, Kecamatan Kraton, Kecamatan Beji dan Kecamatan Bangil.
"Sudah kami terjunkan para personel ke sejumlah titik rawan untuk memantau
perkembangan terkini," kata Sekretaris Satuan Koordinasi Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB), Yahya saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Jumat (22/10/2010).
Para personel, kata Yahya, sengaja diterjunkan agar tidak ada kecolongan karena datangnya banjir tidak bisa ditebak. Saat ini kewaspadaan dan berbagai persiapan masih difokuskan di 4 titik rawan. Untuk daerah di dataran tinggi seperti Tosari, Purwosari dan daerah dataran tinggi lainnya pihaknya masih menunggu situasi lebih lanjut.
Karena itu, upaya koordinasi juga dilakukan dari hulu dan hilir. Beberapa camat yang tinggal di daerah hulu, diminta untuk segera melaporkan tatkala terjadi curah hujan lebat di daerahnya. Sebab, dalam interval tertentu, curah hujan biasanya mengakibatkan banjir di daerah hilir.
"Hujan di Purwosari, dua jam berikutnya biasanya banjir di Kraton. Makanya, kalau terjadi hujan lebat, kami minta segera melaporkan," ungkapnya.
(fat/fat)
