Selain itu, untuk mempermudah penyelidikan, polisi tengah memburu Abdullah Sastrowardoyo, pemandu wisata yang diduga menelantarkan korban.
"Uang Rp 2.500 yang ada di dompet korban sungguh sangat janggal," ujar Kasat
Reskrim Polres Pasuruan, AKP Indra Mardiana, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com,
Selasa (19/10/2010).
Menurut Indra, dari cacatan yang ada di dompet korban, tujuan pria asal 2 Boulevard
de la Republique, Perancis nin adalah Batam dan Yogjakarta. Diduga korban ke Malang naik bus karena ingin berkunjung ke Bromo.
"Jadi, sangat tidak masuk akal kalau korban hanya bawa uang segitu," ungkap Indra.
Selain ketiga barang tersebut, polisi juga menemukan beberapa tablet obat flu yang dibeli korban. "Dari keterangan sopir, korban sempat minta dibelikan obat saat perjalanan ke Surabaya," tutur Indra. (bdh/bdh)











































