Peristiwa itu terjadi pada Senin (18/10/2010). Saat itu, pria malang tersebut akan melakukan perjalanan ke Gunung Bromo. Oleh pemandu wisatanya, Abdullah Sastrowardoyo, Dalle yang dalam keadaan sakit tersebut dinaikkan MPU jurusan Malang-Pasuruan untuk diantar ke Bromo.
Di tengah perjalanan ke Bromo, sang pemandu wisata meminta sopir MPU menuju Surabaya menjemput teman korban di Terminal Bungurasih. Sesampai di Bungurasih, pemandu wisata itu pergi mencari teman korban yang juga akan ikut ke Gunung Bromo.
Namun setelah 2 jam, pemandu wisata tersebut tidak muncul. Hal itu membuat Khoiron (46) sopir MPU dan keneknya Shayid (25) bingung. Selain karena korban dalam keadaan sakit dan butuh pertolongan, sopir MPU tersebut juga harus terus bekerja.
Sopir dan kenek warga Kebonsari, Kota Pasuruan itu memutuskan untuk membawa korban yang sedang sakit ke RSUD Bangil agar bisa dirawat. Namun beberapa saat dirawat, Dalle dinyatakan meninggal dunia.
"Karna si Sastro (pemandu wisata) tak muncul-muncul, saya langsung membawanya ke RSUD biar bisa dirawat dokter," kata Khoiron kepoada detiksurabaya.com di Mapolres Pasuruan, Selasa (19/10/2010).
Sampai di RSUD Bangil, sopir dan kenek langsung memanggil dokter untuk memeriksa korban yang saat itu terbaring di kursi belakang MPU.
"Kata dokter, dia sudah meninggal kira-kira beberapa menit yang lalu," papar Khoiron.
Sementara Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Indra Mardiana mengaku masih memburu pemandu wisata untuk diminati keterangan.
"Belum diketahui sebab kematian korban. Sementara kami akan mencari si Sastro untuk kami mintai keterangan. Sebagai pemandu wisata, ia terkesan menelantarka korban," jelas AKP Indra Mardiana, Kasat Reskrim Polres Pasuruan di ruang kerjanya.
Menurut Indra, kemungkinan korban dibunuh itu ada. Pihaknya akan berkoodinasi dengan Polda Jatim dan Konjen Perancis untuk mengungkap kematian Jeremy. (fat/fat)











































