"Setelah kami periksa, memang benar. Mayat ini adalah Rasimah, ibu satu anak yang saat ini suaminya sedang bekerja di luar jawa," kata Kepala Desa Kedungrejo Suharno kepada wartawan di lokasi, Rabu (13/10/2010) yang mengaku sudah mengabari pihak keluarga korban.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menyimpulkan bahwa korban tewas akibat pembunuhan. Ini berdasar luka bekas penganiayaan yang ditemukan tim identifikasi di kepala dan tubuh korban.
"Ditemukan luka bekas penganiayaan di kepala dan tubuh korban. Karena itu, dugaan kuat mengarah bahwa korban tewas dibunuh.Namun, untuk memastikan apakah setelah atau sebelum tewas korban sempat diperkosa atau tidak, kita masih perlu pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Kapolsek Malo AKP Dumas Barutu.
Rasimah terakhir terlihat mengantarkan anaknya yang duduk di bangku SMP ke warnet tiga hari lalu. Namun, sore harinya dia tak kunjung pulang. Bahkan, anaknya pulang diantar pemilik warnet.
Informasi yang dihimpun selama ini korban tidak pernah punya masalah dengan orang lain. Juga tidak penah ada kabar kalau korban memiliki pria idaman lain (PIL) setelah ditinggal suaminya merantau ke luar Jawa.
"Tapi, tidak tahu lagi kalau tenyata ada masalah berat hingga akhirnya dia tewas dengan cara seperti ini,” ujar Suharno menambahkan.
Seperti diberitakan, ratusan warga Desa/Kecamatan Malo digegerkan penemuan sesosok mayat perempuan dengan luka parah di sekujur tubuhnya, pada pukul 16.30 WIB. Diduga, mayat wanita yang tertimbun pasir di tengah sawah tersebut adalah korban pembunuhan yang sengaja dibuang oleh pelakunya.
(wln/wln)











































