Tipu Nasabah, Koperasi di Sumenep Digeruduk Massa

Tipu Nasabah, Koperasi di Sumenep Digeruduk Massa

- detikNews
Senin, 11 Okt 2010 15:17 WIB
Sumenep - Diduga terlibat dana haji puluhan milyaran rupiah, Koperasi Sahabat Mandiri Sejahtera (SMS) di Jalan Panglima Sudirman 86, Sumenep, Madura terlihat tak beroperasi.

Para pengurusnya diduga melarikan diri takut diserbu masyarakat yang menyimpan dananya di koperasi simpan pinjam itu. 80 orang menjadi nasabah di koperasi itu dan setiap nasabah menabung sebesar Rp 45 juta dan dilakukan sejak awal tahun 2010.

Para nasabah dijanjikan bisa berangkat naik haji tahun ini. Namun, kenyataannya hingga saat ini janji tersebut tak dipenuhi. Para nasabah minta pertanggunganjawaban dari manajemen koperasi itu.

Salah seorang nasabah, Usman (45), warga Rubaru, Sumenep, mengatakan, memindahkan dana tabungan haji dari Bank BTN ke koperasi ingin segera berangkat naik haji.

"Tapi, saya malah tertipu. Dana tidak kembali dan gagal berangkat naik haji," ungkap Usman pada wartawan di depan Koperasi Sahabat Mandiri.

Dia bersama puluhan orang lainnya berusaha mencari para pengurusnya. Bahkan, pimpinannya juga tidak ada. Nomor handphone pimpinannya juga tidak aktif.

Warga yang merasa tertipu, sempat bermalam di kantor koperasi. Namun, tetap tidak ada pengurus yang menemui. Satu unit mobil pimpinan saat ini di sandera nasabah. "Mobil itu di simpan di suatu tempat. Publik tidak boleh tahu," ujarnya.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, koperasi tersebut juga mencari nasabah hingga ke pulau. Modusnya, setiap nasabah diminta menabung dana haji sebesar Rp 15 juta. Lima tahun kedepan, para nasabah itu dijanjikan bisa berangkat haji dan tidak harus menambah dana lagi.

Sedangkan warga yang sudah merasa tertipu yakni sebanyak 80 orang dan sudah nabung hingga Rp 45 juta. Namun, tidak bisa berangkat tahun ini. Sebagian diantaranya sudah melapor ke polisi.

(wln/wln)
Berita Terkait