Menurut Suwarni, kardus tersebut ditinggalkan oleh seorang pria yang mengendarai sebuah mobil station warna putih. "Pagi tadi, pria tersebut berhenti untuk membeli rokok seharga Rp 5 ribu," ungkapnya.
Saat itu, pria tersebut sempat menaruh kardus tersebut di bawah meja dalam warung kopi miliknya. "Pokoknya, setelah mobil itu berlalu, saya melihat ada kardus itu. Karena takut kardus ini berisi bom, saya langsung melapor ke Polisi," tuturnya.
Saat ditemukan, kardus warna coklat dengan lebar 25 cm, panjang 30 cm dan tebal sekitar 20 cm tersebut dalam keadaan tersegel lakban warna coklat. Dan yang paling membuat was-was, kardus ini ketika didekati berbau layaknya bahan peledak.
Seperti diberitakan, Polres Bojonegoro langsung memasang garis polisi begitu sampai ke lokasi kejadian usai menerima laporan ini. Selanjutnya, ratusan warga yang berkerumun di sekitar lokasi divakuasi ke tempat yang lebih jauh. Bahkan, Jalan dr Soetomo sampai diblokade oleh petugas setelah mencium bau bahan peledak dari dalam kardus.
Beberapa saat melakukan evakuasi, 6 orang tim penjinak Bom dari Kompi Detasemen C Sat Brimob Polda Jatim berhasil membuka kardus tersebut. Akhirnya, diketahui bahwa di dalam kardus yang menggemparkan warga Bojonegoro tersebut ternyata berisi 25 bungkus karbit yang setiap bungkusnya berisi karbit seberat 1 kilogram. (wln/wln)










































