Keduanya baru pertama kali setelah sebelumnya berkomunikasi melalui telepon. Awal perkenalan kedua ABG itu dari telepon nyasar satu bulan yang lalu. Singkat cerita, keduanya kemudian berjanji bertemu. MY yang hingga kini tidak diketahui keberadaanya ini mengajak Intan bertemu di Kota Malang. Dengan alasan agar hubungan mereka semakin terjalin mesra.
Ajakkan itu ditanggapi gadis asal Desa Jatirejo, Kecamatan Jiwen, Jombang dengan berkunjung ke Kota Malang menumpang bus. Sesuai janji MY, Intan dijemput Terminal Landungsari, Malang.
Intan kemudian diajak jalan-jalan keliling Malang oleh MY. Saat melintas di kawasan Arjosari hujan mengguyur wilayah itu, hingga Yusuf mengajak korban berteduh di Hotel Tirto. MY meminta Intan beristirahat di kamar hotel. Tapi ternyata dibarengi dengan niat jahat. MY memaksa kehendaknya, gadis desa itu melawan tapi sia-sia.
"Dia memaksa saya untuk mau hubungan suami istri. Karena saya menolak pelaku memukul wajah saya," ungkap Intan di Mapolres Malang, Kamis (30/9/2010).
Intan berdaya, MY pun dengan mudah merenggut kegadisannya. Puas melampiaskan nafsu bejatnya pelaku meninggalkan korban di kamar hotel.
Saat Intan tersadar, dia mendapati MY sudah pergi. Rasa sedih bercampur membawa korban pulang ke tempat tinggalnya dan kembali ke Kota Malang bersama keluarga untuk melaporkan kasus pemerkosaan ini.
"Kasus ini masih kita tangani, identitas pelaku secara lengkap tidak diketahui oleh korban, membuat kita kesulitan mencari keberadaan pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Decky Hermansyah kepada wartawan.
(wln/wln)










































