Di Kota Kediri, sekitar puluhan anggota Brimob dan Satlantas Polres Kediri Kota yang memiliki tubuh tambun, digembosi dengan dipaksa mengikuti latihan fisik untuk mengembalikan bentuk tubuhnya.
Latihan tersebut dilaksanakan di lapangan Markas Sat Brimob Kompi C Polda Jatim di Jalan Veteran Kota Kediri. Personel yang diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari 20 anggota Satlantas dan 33 anggota Brimob, dengan materi berbagai macam latihan fisik.
Wakasat Brimob Polda Jatim, AKBP Waris Agono, mengatakan latihan fisik ini sengaja diadakan untuk melatih anggota, dalam kesiapannya menghadapi aksi teror yang belakangan marak terjadi. Tubuh tambun pada personel dianggap menjadi penghalang kesiap siagaan yang diinstruksikan pimpinan.
"Kalau tubuh anggota gendut-gendut bagaimana mereka akan bersikap siaga, karena membawa tubuhnya saja pasti sudah sangat kesulitan," tegas Waris, dalam keterangannya kepada wartawan di sela kegiatan, Senin (27/9/2010).
Waris menambahkan, latihan ini akan diadakan selama 2 minggu dengan materi tidak hanya pada pengembalian bentuk fisik, melainkan juga pelatihan menggunakan senjata api secara baik.
"Menembak menjadi salah satu materi latihan, dan semua anggota yan menjadi peserta akan mengikutinya," sambungnya tegas.
Sementara Kepala Sub Bagian Humas Polres Kediri Kota, Iptu Surono mengatakan, latihan ini akan diadakan untuk semua anggota yang bertubuh tambun. Target akhir yang diharapkan dari latihan ini adalah pengembalian bentuk fisik kembali pada posisi ideal, sehingga anggota polisi bisa lebih disegani masyarakat.
"Ini instruksi langsung dari Polda dan semuanya akan mengikuti secara bertahap. Tujuannya adalah bagaimana polisi bisa dilihat pantas dan memiliki kemampuan seperti yang seharusnya dimiliki," ungkap Surono.
Secara terpisah salah seorang anggota Brimob bertubuh tambun, Briptu Amang
Hendrawan, mengaku senang dengan adanya pelatihan tersebut. Menurutnya tubuh tambun yang dimilikinya merupakan akibat dari sikap indisipliner yang dilakukannya, dengan tak lagi melakukan olahraga secara pribadi.
(bdh/bdh)











































