Idris menuturkan, musibah itu terjadi menyusul hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu (25/9/2010) petang. Kuatnya hempasan angin menyebabkan pohon berdiameter 1 meter tersebut tercerabut hingga ke akar dan tumbang mengenai rumahnya.
"Pohonnya condong menjauhi rumah saya. Tapi karena terbawa angin akhirnya jatuhnya kesini," tutur Sumo Idris kepada wartawan di rumahnya, Minggu (26/9/2010).
Untung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebab, penghuni rumah sejumlah 7 orang sebagian sedang pergi saat kejadian. Namun hampir seluruh perabot rumah tangga hancur dan tidak dapat diperbaiki lagi.
Hanya 3 unit sepeda motor dan separuh bangunan dapur yang lolos dari bencana. Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
"Pokoknya habis-habisan ini," ungkap Sumo sedih.
Hingga pukul 12.00 WIB siang ini, puluhan warga masih melakukan kerja bakti membersihkan puing yang tersisa. Untuk sementara, sebagian penghuni rumah menumpang di rumah saudara terdekat.
(bdh/bdh)











































