Kedua korban yakni, Sofian Sobi'i (26), dan Zufriati (35). Rumah kedua korban ini berjarak sekitar 10 meter dari dapur pemilik tabung, M Zainul (28).
Peristiwa naas itu terjadi saat Zainul memasang regulator elpiji miliknya yang baru dipasang. Saat memasang reguator itu, dia mencium bau gas yang menyengat. Takut terjadi kebocoran gas, Zainul dengan cepat mencopot regulator dan dibawa ke kamar mandi untuk mengetahui kepastian kebocoran gas.
"Maunya akan mencelupkan tabung ke dalam air, tapi gas yang sudah bocor mengalir
kemana-mana hingga ke rumah tetangga," kata Kades Wajak, Zainuri, saat dihubungi
detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Senin (20/9/2010) siang.
Gas yang bocor, lanjut Zainuri, sampai ke dapur Zufriati tetangga Zainul yang saat
itu tengah memasak dengan menggunakan tungku. Api kemudian menyambar dengan cepat
dan membakar korban. Wanita ini pun mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki.
Sedangkan Sofian adik ipar Zainul yang melihat kejadian itu berusaha menolong korban. Tapi dia pun juga menjadi korban karena tersambar api.
"Korban Zufriati saat kejadian tengah memasak menggunakan tungku. Kontan saja
menyulut gas yang telah menyebar di ruang dapurnya hanya berjarak sekitar 10 meter,"
terang kades.
Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Kanjuruhan, Kepanjen untuk mendapatkan
perawatan.
(bdh/bdh)











































