Razia kali ini dilakukan di 2 titik secara bersamaan, yaitu Kelurahan Manisrenggo,
Kecamatan Kota dan Kelurahan Banjarmelati, Kecamatan Mojoroto. Satpol PP sengaja
melakukannya secara serentak, guna menekan kemungkinan adanya kebocoran informasi. Langkah ini membuahkan hasil, karena kedatangan petugas yang mendadak sempatmenjadikan petugas operasional penambangan kocar-kacir melarikan diri.
"Kalau satu-satu kami gilir biasanya bocor, makanya hari ini kami lakukan serentak
langsung di 2 titik," ungkap Kasatpol PP Kota Kediri, Muhammad Ivantoro, kepada
wartawan yang menemuinya di Kelurahan Manisrenggo, Senin (20/9/2010).
Dalam razianya kali ini Satpol PP sempat diteriaki maling, terutama oleh pelaku
penambangan di sisi barat Sungai Brantas yang merupakan wilayah Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
"Untuk barat sungai bukan wewenang kami, jadi kami memang tidak bisa menindaknya.
Biarkan kalau mereka meneriaki maling, kami akan terus jalankan operasi ini," ujar
Ivantoro menanggapi cercaan yang didapatkannya.
Ivantoro juga mengatakan, untuk hasil razia petugas berhasil menenggelamkan 7 diesel
penyedot pasir. Langkah ini dilakukan karena tidak satupun petugas operasional
penambangan yang berhasil diamankan. "Ini bentuk kalau kami ersih dan tidak
setengah-setengah dalam pemberantasan penambangan pasir," tegasnya.
Meski berhasil menenggelamkan 7 diesel penyedot pasir, dalam razia kali ini petugas
kembali gagal mengamankan petugas operasional maupun pemiliknya. Satpol PP mengaku tidak mempermasalahkan kondisi ini, karena penenggelaman diesel dan penyitaan sejumlah peralatan penambangan sudah bisa dijadikan bukti keseriusan.
Mengenai tujuan dilakukannya razia, Ivantoro dengan tegas menyebutnya sebagai bentuk pemberantasan penambangan pasir mekanik, karena keberadaannya dianggap sudah sangat membahayakan.
"Amblasnya bantaran Sungai Brantas beberapa hari lalu sudah menjadi bukti, kalau
penambangan pasir memang sangat membahayakan. Sudah saya tegaskan, apapun bentuknya penambangan pasir memang harus diberantas," pungkas Ivantoro tegas.
(bdh/bdh)











































