Pantauan detiksurabaya.com, Senin (13/9/2010), jalur paling rawan terjadi kemacetan adalah Pasar Babat. Pasalnya di kawasan itu, selain dipenuhi mobil pembeli dan pedagang yang dititik yang menghubungkan Bojonegoro dan alternatif ke Jombang itu juga dimanfaatkan terminal bayangan mobil angkutan dan bus antar kota. Bus-bus yang ngetem (mencari penumpang) membuat arus lalu lintas ke Bojonegoro ke Lamongan merambat.
Terlihat polisi melakukan pengaturan di pertigaan pasar. Lalu lintas semakin semrawut ditambah dengan pemudik roda dua. Banyak yang berhenti untuk membeli makanan khas Babat yaitu wingko. Belum lagi banyak truk yang menjual janur untuk bahan membuat ketupat.
(wln/wln)











































