Informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, kemacetan mulai
terjadi sejak Jumat (10/9/2010) malam. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai 3
kilometer ke segala arah.
"Kemacetan terjadi sejak semalam sekitar jam 8, sampai jam 8 pagi ini saya lepas dinas masih terjadi," ungkap Kepala Pos Polisi Mengkreng, Iptu Mustakim, membenarkan terjadinya kemacetan, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Sabtu (11/9/2010).
Mustakim menambahkan, guna mengatasi kemacetan agar tidak semakin parah, pengalihan jalur sudah dilakukannya sejak semalam. Kendaraan dari arah Kediri yang akan menuju ke Surabaya, dialihkan melalui jalur Kecamatan Papar - Plemahan - dan langsung tembus ke Pertigaan Gudo, Kabupaten Jombang.
"Di Pos Polisi Papar sudah dipasang rambu-rambu dan penempatan personel. Jadi semua
kendaraan dari arah Kediri ke utara, akan langsung dialihkan ke timur," jelas Mustakim.
Pengalihan yang sama juga dilakukan untuk kendaraan dari arah Surabaya dengan tujuan ke Kediri, Tulungagung dan sejumlah wilayah di bagian selatan Jawa Timur. Kepolisian semaksimal mungkin mengarahkan kendaraan untuk menghindari Simpang Tiga Mengkreng, dengan mengalihkannya ke jalur yang dianggap memungkinkan.
"Seperti yang mau ke Pare, sejak dari Mojoagung rekan-rekan disana akan berusaha
mengalihkannya lewat Pertigaan Bambu Runcing," terang Mustakim.
Mustakim juga mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan batasan pemberlakuan
pengalihan jalur ini. Meski demikian, minimal hingga 3 hari kedepan tetap akan diberlakukan. "Rencana awal pengalihan diberlakukan 3 hari, dan akan dievaluasi terus. Kalau memang segera dapat diatasi pengalihan akan kami hentikan, tapi jika bertambah ya akan kami lanjutkan," pungkasnya.
Simpang 3 Mengkreng yang berada di Kecamatan perbatasan Kediri dan Nganjuk, dalam
setiap pelaksanaan arus mudik - balik, selalu menjadi titik rawan macet. Ini setelah di lokasi yang sama menjadi titik pertemuan kendaraan dari arah Kediri - Nganjuk dan
Surabaya, serta diperparah dengan ruas jalan sempit dan keberadaan perlintasan kereta api di tengahnya.
(bdh/bdh)










































