Kedua korban adalah Yani (33) dan Sagiyo (40) warga RT/RW 3 Desa Bangunrejo Kidul Kecamatan Kedunggalar. Mereka adalah pengemudi dan penumpang di mesin penggiling padi. Peristiwa itu terjadi pada pukul 05.00 WIB, Kamis (9/9/2010).
Menurut Nugroho (35) kenek bus, kecelakaan itu terjadi ketika Bus Rosalia Indah dengan Nopol AD 1245 US yang ditumpanginya melaju kencang dari arah solo menuju Ngawi.
Karena jalanan menikung tajam dan tak pengendara bus tak mengetahui bahwa ada huller tanpa penerangan di sisi sebelah kiri. Tabrakan pun tak dapat dihindari hingga huller keliling atau masyarakat setempat menyebutnya selep padi terlempar hingga 20 meter.
"Jalan memang menikung dan kita tidaak tahu kalau ada huller di kiri jalan tanpa penerangan lampu dan terpental jauh," kata Nugroho kepada wartawan di lokasi.
Mesin penggiling padi masih berada di lokasi kejadian. Polisi masih melakukan evakuasi terhadap huller. Para penumpang bus yang berjumlah 20 orang dialihkan ke bus lain. Arus lalin sempat padat di kawasan itu. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kejadian itu.
(wln/wln)











































