Saat semburan muncul Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) sedang melakukan perbaikan. BPLS melakukan pemisahan antara gas dan air. Air yang keluar dialirkan melalui separator sedangkan gas metan dibuang ke udara bebas.
"Kita melakukan pemisahan antara air dan gas," kata Agus petugas Divisi Gas dari BPLS kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Menurut Maroh salah satu warga, penanganan semburan yang muncul pada tanggal 19 Agustus lalu itu masih kurang maksimal. Dirinya takut pada saat salat id nanti, semburan itu menganggu warga. "Kita khawatir semburan itu muncul saat salat id. Kalau ditangani seperti ini kita lega," ungkapnya. (wln/wln)










































