Dua pencuri apes itu Muhammad Tokol (40) asal Desa Sidobantung, Kecamatan Balen, Bojonegoro dan Sulaiman (38) warga Desa Glagah Wangi, kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro. Kini keduanya ditahan di Mapolres Tuban setelah sebelumnya mendapat perawatan medis di UGD RSUD Dr R Koesma Tuban. Keduanya menderita luka lecet di bagian kepala, telinga, dada, tangan dan kaki.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa memilukan itu bermula saat Tokol dan Sulaiman beraksi mencuri di persawahan Desa Compreng. Maklum saat panen padi, biasanya banyak warga memarkir motornya di pinggir jalan, sementara pemiliknya berada di sawah.
Sialnya saat Sulaiman mencoba membongkar paksa kunci motor Honda Supra X 125
milik, Pargam (31) warga Compreng, kepergok petani lain. Akibatnya dia langsung
kabur menuju Muhammad Tokol yang standby agak jauh dari lokasi motor yang akan dicuri kawannya.
Rupanya Tokol panik sehingga motornya jenis Suzuki Smess Titan bernopol S 3395
SE tak bisa distarter. Melihat motor tak segera menyala mesinnya, Sulaiman
langsung kabur ke arah selatan menuju jalan yang antara hamparan sawah. Namun di
depan sudah dihadang puluhan massa. Sulaiman pun menjadi bulan-bulanan amuk
massa.
Sementara Muhammad Tokol yang berhasil menghidupkan motor langsung kabur. Sial pula menimpa dirinya, di tengah jalan dia menabrak serombongan petani yang memikul gabah. Dia pun menjadi sasaran amuk petani.
Tak hanya itu begitu mengetahui jika Tokol adalah kawan dari pencuri yang ketangkep massa, para petani langsung mengamuk membabi buta. Di samping menghajar Muhammad Tokol, motir barunya juga langsung dikpruki dan kemudian dibakar. Motor tersebut tinggal menyisakan kerangka baja.
"Kalau polisi tidak segera datang, kedua maling sepeda motor itu mungkin sudah
mati digebuki warga," kata Surawi (42), seorang petani yang ditemui di sekitar
sawah di Desa Compreng, Kecamatan Widang, Tuban, Jumat (3/9/2010).
Sesaat kemudian, polisi yang mendapat laporan dari warga mendatangi lokasi. Kedua orang apes yang sudah dalam keadaan tak berdaya langsung diangkut ke RSUD Dr R Koesma, setelah itu ditahan di Mapolres Tuban. Sedangkan bangkai motor milik mereka diamankan di Mapolsek Widang.
Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Nursento, yang dikonfirmasi wartawan menyatakan, saat ini pelaku dalam pemeriksaan petugas di Mapolres Tuban. Namun sebelumnya pihak Polres Tuban juga telah mengirim keduanya ke rumah sakit.
"Kasus ini tetap kita proses suai aturan hukum yeng berlaku. Selain itu, kami
berpesan agar warga tidak sembarang memarkir kendaraan hingga menimbulkan niat
orang lain ungtuk melakukan kejahatan," kata Nursento saat ditemui di Mapolres
Tuban, di Jalan Wahidin Sudiro Husodo-Tuban.
(fat/fat)











































