Puluhan Warga Malang Keracunan Minuman Takjil Gratis

Puluhan Warga Malang Keracunan Minuman Takjil Gratis

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2010 16:53 WIB
Malang - Sekitar 21 warga Dusun Dawuhan, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen,
keracunan setelah mengonsumsi es campur sebagai menu takjil gratis yang dibagikan ke warga.

Dari korban keracunan, 13 warga dilarikan ke RS Wava Husada Kepanjen, 2 di Puskesmas Pakisaji dan 6 di RS Kanjuruhan.

Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, warga mengalami gangguan
pencernaan seperti mual, muntah, dan pusing-pusing sejak Kamis (2/9/2010) malam.
Para korban satu persatu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan
medis.

"Sekitar pukul 10 malam, keluarga kami mendadak mual dan pusing-pusing, takut terjadi apa-apa kami membawa ke rumah Wava Husada, ternyata kasus sama juga dialami warga lain," ungkap Mahmud (20) salah satu korban kepada wartawan di RS Wava Husada Kepanjen, Jumat (3/9/2010).

Dia mengaku es campur diduga menjadi penyebab keracunan itu dibagikan melalui
Posko Takjil di sebuah parpol yang berdiri dekat tempat tinggal warga Selasa
(31/8/2010).

Menu takjil berupa es campur dibagikan setiap hari kepada ratusan warga serta pengguna jalan karena lokasi posko berada persis di pinggir Jalan Raya Jatirejoyoso, Kepanjen. Hingga sore ini para korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, karena kondisi mereka masih lemas.

Sementara untuk mengungkap penyebab keracunan diduga berasal dari es campur takjil gratis, polisi telah mengambil sampel takjil untuk menelitinya.

"Sementara ini, dugaan warga keracunan karena meminum es campur takjil yang
diberikan gratis oleh salah satu parpol. Kini kita masih teliti sampel esnya,"  terang Kapolsek Kepanjen AKP Prayit kepada detiksurabaya.com saat dihubungi.

Bersama polisi, tim Dinas Kesehatan juga menelusuri penyebab keracunan menimpa warga. Sampel minuman takjil akan dikirimkan ke laboratorium di Surabaya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini