Waspada! Jalur Lamongan-Bojonegoro Rawan Kecelakaan

Mudik Lebaran 2010

Waspada! Jalur Lamongan-Bojonegoro Rawan Kecelakaan

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2010 12:37 WIB
Waspada! Jalur Lamongan-Bojonegoro Rawan Kecelakaan
Bojonegoro - Daerah yang paling menjadi perhatian polisi selama arus mudik lebaran tahun ini adalah Jalan Raya Bojonegoro-Lamongan.

Karena kondisi jalan halus dan lancar, para pengguna jalan cenderung kebut-kebutan di jalan ini. Akibatnya, jalur yang menghubungkan Bojonegoro dengan Lamongan dan Surabaya itu sangat berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

Sedangkan untuk jalan dari Bojonegoro ke barat atau ke arah Ngawi, kondisinya jelek. Namun, sama saja juga bepotensi kecelakaan.

"Bojonegoro-Lamongan kondisinya bagus sehingga pengendara kerap ngebut, sedangkan jalan yang kea rah Ngawi, kondisinya jelek. Jadi pengendara harus berhati-hati," kata Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Sudirman kepada detiksurabaya.com, Jumat (3/9/2010).

Menurutnya, Meski bukan jalur utama mudik, tapi jalur Ngawi-Bojonegoro tetap menjadi prioritas pemudik, jika menghindari kemacetan di jalur pantura. Pihak Satlantas memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-2. "Untuk total kendaraan yang lewat, kami belum bisa pastikan," tandasnya.

Dalam penanganganan arus mudik lebaran 2010 ini, Polres Bojonegoroo menyiapkan delapan pos mulai perbatasan Ngawi hingga perbatasan dengan Lamongan.

Delapan pos itu berada di Kecamatan Margomulyo ujung selatan Bojonegoro, pos Cengungklung, Kalitidu, pos terminal, pos Stasiun, pos alun-alun, pos Kecamatan Balen. "Juga pos Prayungan, Sumberrejo dan pos Baureno," tuturnya.

Dia menjelaskan, setiap pos akan diisi 15 - 20 personel polisi. Selain memperlancar arus mudik menjelang lebaran, petugas juga mengamankan sepanjang jalan dari aksi kriminal terutama bajing loncat. "Total personel sebanyak 400 orang yang kami terjunkan ke lapangan," ujarnya. (wln/wln)
Berita Terkait