Korban yakni Arsandy Brian Kostrada (15), putra Kopral Saparuddin anggota Yon Bek Ang Kontrad II Malang ini masih terseret arus saat berkunjung ke rumah temannya Danu Remo Abrizal (15) usai pulang sekolah, Rabu (1/9/2010) petang.
Rumah Remo sendiri lokasinya berdekatan dengan Sungai Ngujil hingga menarik perhatian putra pasangan Saparudin (40) dan Amik Setyawati (35) ini bermain di tepi sungai. Pelajar duduk dibangku kelas VII ini kemudian mengajak Remo bersama satu rekannya Abdul Azis (14), untuk berenang di sungai mempunyai lebar sekitar 5 meter.
Remo dan Azis sempat menolak karena air sungai sangat deras mengingat hujan deras baru saja mengguyur. Tapi korban yang tinggal di Asrama Yon Bek Ang Malang bersama kedua orang tuanya ini tak memperdulikan itu dan langsung terjun ke sungai.
"Karena Sandi ngotot untuk berenang kami menuruti saja," kata Remo kepada
wartawan di lokasi kejadian.
Tak lama kemudian korban kebingungan untuk menahan derasnya air hingga minta pertolongan Remo dan Azis. Keduanya sempat menarik korban ke tepi sungai. "Ketika saya dan Azis naik ke atas, saya lihat Sandi sudah terseret arus sungai," jelas Remi juga teman sekelas Sandi.
Remo kemudian melaporkan kejadian ini kepada ibunya. Bersama warga sekitar proses pencarian pun dilakukan. "Anak saya bilang kalau Sandi hanyut, karena kaget saya langsung bergegas melihat ke lokasi, tak melihat adanya korban saya melapor ke Pak RT," terang Yuli (40), ibu kandung Remo ditemui di lokasi kejadian, Kamis (2/9/2010) dini hari.
Hingga pukul 08.00 WIB pencarian masih dilakukan oleh Tim SAR, Polri, serta TNI AD dengan menyisir aliran sungai.
(fat/fat)










































