Informasi yang diperoleh detiksurabaya.com, pasien yang meninggal akibat penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan kulit yang luka yakni, Yosron Nian (11). Sedangkan 3 pasien yang menjalani perawatan intensif di Anam (11), Fajri (2) dan Sugik (16) semuanya warga Desa Sumber Sari.
Karena penyakit yang diderita tergolong menular, pasien dirawat di ruang isolasi anak, bagi tenaga medis diharuskan menggunakan pakaian khusus itu dilakukan untuk menghindari meluasnya penularan virus yang tergolon langka dan ganas.
Menurut Kasie Medis RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, Imam Hidayat, difteri merupakan jenis penyakit infeksi pada saluran pernafasan dan bisa menyebabkan kematian jika tidak segara mendapatkan pertolongan medis. Virus itu sangat mudah menular terutama bagi balita.
"Jika virus itu sudah menjalar ke jantung dipastikan sudah tidak lagi bisa tertolong," terang Imam saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Rabu (1/9/2010).
Pihak RSU kini juga waspada terhadap penularan virus yang masuk ke dalam tubuh
manusia dengan sangat mudah. Sejumlah wartawan juga dilarang untuk masuk ke ruang isolasi, karena khawatir akan tertular.
"Kalau bisa jangan ikut masuk mas, soalnya peyakitnya mudah menular dan sangat berbahaya," tutur salah seorang perawat kepada sejumlah wartawan yang datang
mengabadikan gambar.
(fat/fat)











































