Meski tidak tewas, Sumono harus menjalani perawatan serius di RSUD dr Sosodoro
Dajtikusumo, Bojonegoro dengan luka bacok di tangan kanan, lengan kiri dan luka
bacok di telinga hingga nyaris putus.
"Korban masih kritis. Saat ini, dia menjalani perawatan di ruang operasi," kata salah satu petugas RSUD Bojonegoro yang enggan disebut namanya.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini antara pasangan suami istri (Pasutri) ini terjadi saat korban tidur di dalam kamar. Tiba-tiba, sang istri masuk dan langsung menebaskan parang ke tubuh suaminya itu. Tersadar, Sumono berusaha menhindar namun Parijah terus menyabetkan parangnya.
Untungnya, si lelaki berhasil kabur keluar dari rumah untuk melarikan diri. Dan
beberapa puluh meter berlari, ia mendapat pertolongan warga setempat. Kemudian
dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Tak hanya itu,
warga juga melaporkan kejadian ini ke Polsek Kasiman.
Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Kasiman, AKP Saifudin bersama sejumlah anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu, Parijah masih berada di dalam rumah tempat ia menghabisi suaminya. "Pelaku sudah kita amankan. Termasuk senjata yang digunakan melakukan tindakan tersebut juga kita sita sebagai barang bukti," terang Kapolsek.
Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kasiman. Pelaku kepada polis mengaku nekat menganiaya suami tersebut lantaran sudah kesal dengan ulah sang suami yang dianggapnya sering berbohong. (wln/wln)










































