"Kami belum mengetahui penyebab kebakaran kapal tanker itu," kata Humas Kangean Energy Indonesia Ltd, Juhartomo, dihubungi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Senin (30/8/2010).
Pihak KEI bersama polisi sudah melihat lokasi terbakarnya kapal tanker yang mengangkut minyak mentah tersebut. Namun, dari mana sumber api yang diawali ledakan 3 kali itu belum terungkap.
"KEI sendiri juga mempelajari dan melakukan pengecekan penyebab kebakaran itu," ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Sapeken, Iptu Turmudzi mengatakan, kepolisian belum tahu penyebab kebakaran kapal tanker. "Kasus terbakarnya kapal tanker ini ditangani Direktorat Polair Polda Jatim," ungkap Turmudzi.
Saat ini, kapal tanker tersebut masih tetap berada di perairan Desa Sepanjang dalam kemiringan 45 derajat. Kapal itu diperkirakan berkapasitas 80 ribu barel minyak mentah tersebut terbakar sekitar pukul 09.30 WIB, Sabtu (28/8/2010). Sebelum terbakar terdengar 3 kali ledakan. 4 orang kritis dan puluhan lainnya luka ringan.
(wln/wln)










































