"Mereka masih trauma dan shock atas peristiwa itu," kata Humas Kangean Energy Indonesia Ltd Juhartomo dihubungi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Senin (30/8/2010).
Juhartomo mengungkapkan 4 ABK yang dirujuk ke rumah sakit di Denpasar, Bali mulai membaik. "4 orang yang mengalami luka bakar mulai membaik," ungkapnya.
Kapal yang dinahkodai Dedy dengan 25 ABK kini masih berada di lokasi di Perairan Sapekan dan sedang dilakukan pengecekan oleh petugas Kangean Energy Indonesia Ltd.
Kapal itu diperkirakan berkapasitas 80 ribu barel minyak mentah tersebut terbakar sekitar pukul 09.30 WIB, Sabtu (28/8/2010). Tidak diketahui apa penyebab kapal milik Perusahaan Kangean Energy Indonesia Ltd terbakar. Sebelum terbakar terdengar 3 kali ledakan. 4 orang kritis dan puluhan lainnya luka ringan. (wln/wln)











































