"Bukan, nggak bener kalau yang ditangkap (Densus 88) tadi siang pasangan selingkuh.
Saya juga nggak ngerti sepenuhnya, tapi kecil kemungkinan mereka pasangan
selingkuh," kata Kaur Bina Operasi (KBO) Reskrim Polres Kediri Kota, Iptu Wahana,
kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Jum'at (27/8/2010) malam.
Terkait pemberitaan di salah satu media yang menyebut 2 orang yang diringkus adalah
pasangan selingkuh, dengan tegas Wahana membantahnya. "Kalau sekarang ada yang nulis mereka pasangan selingkuh, iya kalau benar? Kalau terus ternyata salah bagaimana," imbuhnya balik bertanya.
Dikejar mengenai identitas kedua orang yang diamankan, perwira polisi dengan 2 balok
di pundak tersebut kembali menegaskan ketidaktahuannya. Dalam penangkapan yang
dilakukan 6 orang anggota Densus 88 tersebut, kepolisian di Kota Kediri hanya
bertugas mendampingi.
"Buat apa saya tutup-tutupi, kalau saya ngomong nggak ngerti ya memang nggak ngerti. Biasa kan, yang namanya Densus 88 mainnya rahasia-rahasia begitu," ungkapnya tegas.
Sebelumnya, 2 orang lelaki dan perempuan diamankan Densus 88 Anti Teror di sekitar
Bank Permata cabang Kota Kediri di Jalan Diponegoro. 2 orang tersebut masing-masing
berinisial RK, wanita berusia 38 tahun dan IT, lelaki keturunan berusia sekitar 29
tahun. Setelah dilakukan pemeriksaan singkat di Mapolres Kediri Kota, keduanya
langsung dibawa ke Mabes Polri dengan menggunakan jalur darat.
(bdh/bdh)











































