BK DPRD Jombang Terima Dua Bendel Bukti Ketua FPD Selingkuh

BK DPRD Jombang Terima Dua Bendel Bukti Ketua FPD Selingkuh

- detikNews
Rabu, 25 Agu 2010 12:32 WIB
BK DPRD Jombang Terima Dua Bendel Bukti Ketua FPD Selingkuh
Jombang - Kasus perselingkuhan Ketua FPD DPRD Jombang, Ahmad Tohari (44) dengan pembantunya menjadi bola panas. Badan Kehormatan (BK) DPRD Jombang mulai
melakukan investigasi dan mendalami bukti-bukti atas pelanggaran kode etik. Bahkan rencananya, kasus tersebut akan dibawa ke sidang paripurna.

"Ini laporannya sudah kita terima. Kalau melihat isi laporan dan beberapa bukti yang sudah dilampirkan termasuk foto, kita tinggal menunggu klarifikasi dari
yang bersangkutan," kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jombang, Cakup Ismono kepada detiksurabaya.com di kantornya gedung DPRD Jombang Jalan Wahid Hasyim, Rabu (25/8/2010).

Dia menambahkan, pihaknya sudah menghubungi beberapa anggota BK untuk secepatnya melakukan investigasi atas laporan tersebut. "Karena investigasi butuh
klarifikasi sebagai tahap mekanisme, kita masih menunggu Tohari datang ke kantor," jelasnya.

Pihaknya mengaku tidak akan gegabah untuk memutuskan nasib Tohari. Meski Ketua DPRD memberikan kewenangan penuh terhadap BK. Nantinya, baik Tohari, istri dan wanita selingkuhannya akan dipanggil.

"Ya BK memang mempunya kewenangan penuh untuk investigasi penuh karena menyangkut kode etik sebagai anggota DPRD. Apalagi dia juga sebagai ketua komisi D yang membidangi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Cakup mengaku, istri Tohari, Endang Ekowati (44) telah menyerahkan 2 bendel berkas tentang kasus suaminya. "Dalam penyerahan berkas itu, istri Tohari
meminta kasusnya segera diproses," tandasnya.

Sebelumnya Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jombang, Ahmad Tohari telah digugat cerai istrinya Endang Ekowati (43). Endang memutuskan berpisah karena kecewa dengan sikap suaminya.

Dan Endang juga menemukan beberapa foto perbuatan tak senonoh antara suami dan selingkuhannya yang tak lain pembantunya sendiri, Nita Safitri (28)di handphone (HP) pribadi Tohari. Foto yang kemudian menjadi bukti Endang mengugat cerai itu diambil dengan berbagai pose di sebuah hotel. (wln/wln)
Berita Terkait